MEMBUAT AKUN
MASUK
MASUK


MASUK


Ingat Aku
MASUK
MEMBUAT AKUN
LUPA PASSWORD
SELECT COUNTRY: (CURRENT: INDONESIA)
ASIA
INDONESIA MALAYSIA
PHILIPPINES SINGAPORE
THAILAND VIETNAM
CHINA INDIA
SELECT LANGUAGE:
BAHASA
ENGLISH

GAMBARAN UMUM

Jr. NBA adalah program pembinaan bola basket resmi dari NBA untuk para pemuda. Jr. NBA mencakup program berbasis keanggotaan gratis untuk sekolah dan organisasi bola basket pemuda yang ada. Keanggotaan ini membantu mendorong dan mendukung partisipasi bola basket pemuda dan meningkatkan pengalaman bola basket pemuda secara keseluruhan. Jr. NBA bertujuan untuk mengembangkan gairah yang abadi bermain bola basket dalam diri muda-mudi dengan mengajari mereka dasar-dasar olahraga sambil menanamkan nilai-nilai inti seperti kerja sama tim, respek dan sportivitas.


FILOSOFI

Filosofi Jr. NBA adalah berbagi permainan bola basket dengan para pemuda di seluruh dunia dengan mengajarkan keterampilan, nilai, dan kesehatan dalam lingkungan yang positif dan menyenangkan. Pendekatan holistik di Jr. NBA ditujukan untuk memperkuat budaya bola basket para pemuda, mengajarkan makna kehidupan, dan memberdayakan pemuda untuk menjalani kehidupan yang sehat dan penuh makna. Jr. NBA percaya filosofi ini akan mengembangkan individu dan pemain basket yang utuh dan cakap.

Filosofi Jr. NBA terwujud dalam kurikulum kami melalui konsep ABCD dari Jr. NBA. ABCD dari Jr. NBA adalah landasan kurikulum dan menjelaskan cita-cita Jr. NBA. Setiap unsur ABCD dari Jr. NBA ini sama pentingnya dan berkaitan dengan komponen lain untuk mengembangkan individu dan pemain bola basket yang cakap. Lihat ABCD dari Jr. NBA di bawah ini.

Always Fun (Selalu Menyenangkan)
Kami mencintai permainan bola basket karena pada intinya ini adalah olahraga yang MENYENANGKAN! Bola basket harus menyenangkan pada setiap tingkat, dan seiring perkembangan dan kemajuan pemain di Jr. NBA, pemahaman mereka tentang kesenangan juga akan berkembang. Jadi, apakah sedang mendorong pemain pemula belajar melakukan dribel, atau membantu anak muda menetapkan tujuan, permainan itu sendiri harus selalu berorientasi pada Pendidikan karakter. Pendidikan karakter senantiasa menjadi bagian dari kurikulum Jr. NBA.

Building skills (Mengembangkan keterampilan)
Mengembangkan keterampilan bola basket adalah bagian penting dari mempelajari permainan ini. Jr. NBA memahami bahwa pengembangan keterampilan merupakan proses yang sangat penting untuk pemain muda. Jr. NBA menggunakan daftar periksa perkembangan keterampilan yang membantu pemain berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya.
Saat pemain Jr. NBA menguasai keterampilan dan menunjukkan kemajuan dalam kurikulum, kategori keterampilan akan berkembang ke tahap lanjutan. Pendekatan ini membantu pemain Jr. NBA untuk terus berkembang dan menikmati dorongan positif untuk menguasai keterampilan baru!

Cultivating values (Menanamkan nilai)
Permainan bola basket memberi kesempatan pada setiap orang yang terlibat untuk memaknai pelajaran hidup yang tak terhitung nilainya. Pelajaran dalam kurikulum Jr. NBA akan menjadi bekal seumur hidup bagi para pemain kami. Oleh karena itu, Jr. NBA memprioritaskan penanaman nilai-nilai penting ini dalam seluruh program.
Sebuah prinsip utama dari filosofi Jr. NBA adalah memasukkan pesan-pesan pengembangan karakter dalam setiap latihan. Nilai juga diajarkan dalam situasi tanpa skenario, dan kami mendorong para pelatih untuk memanfaatkan setiap kesempatan. Pelajaran karakter di Jr. NBA tidak diragukan lagi akan dibawa jauh ke luar lapangan bola basket dan membantu pemain muda dalam setiap bidang kehidupan mereka.

Developing wellness (Membina Kesehatan)
Salah satu bagian terbaik dari permainan bola basket adalah terbinanya kesehatan dalam berbagai dimensi kehidupan. Jr. NBA ingin menangani, mendidik, dan mendorong pemain muda agar sehat dalam setiap bidang kehidupan.
Jr. NBA percaya bahwa berkembang sebagai orang yang lengkap itu lebih penting daripada hanya berkembang sebagai pemain basket saja. Baik pemahaman lebih lanjut tentang nutrisi maupun pembelajaran keterampilan manajemen waktu, tema-tema kesehatan akan selalu diterapkan di keseluruhan kurikulum.


ALUR JR. NBA

Alur Jr. NBA dikembangkan untuk membantu para pemain, orang tua, pelatih dan organisasi agar lebih memahami proses perkembangan pemain.
Alur Jr. NBA adalah peningkatan keterampilan pemain berbasis perkembangan yang bergantung pada penguasaan pemain terhadap keterampilan baru sebelum berlanjut ke tingkat berikutnya. Alur Pengembangan Jr. NBA tidak didasarkan pada usia pemain, tapi pada kemampuannya dalam menguasai keterampilan utama.


Alur Jr. NBA terbagi ke dalam empat tingkatan.


ROOKIE
STARTER
ALL-STAR
MVP

Alur Jr. NBA terdiri atas empat tingkatan. Pada setiap tingkat, akan ada metode, pesan, keterampilan, dan latihan unik yang memasukkan dan mengajarkan konsep ABCD dari Jr. NBA.


Menerapkan Alur Jr. NBA

Cara Kerja
Kurikulum Jr. NBA direalisasikan dalam alur melalui rangkaian 12 program latihan di masing-masing tingkat. Alur dikembangkan agar para pemain dan pelatih mempelajari dan melatih permainan dalam perkembangan jangka panjang yang alami. Masing-masing tingkat akan memiliki daftar periksa keterampilan yang mengidentifikasi keahlian spesifik yang harus dipelajari dan dikembangkan pemain sebelum maju ke keterampilan dan latihan yang lebih menantang di tingkat berikutnya. Keterampilan diajarkan pada tingkat tertentu yang bukan hanya didasarkan pada kemampuan fisik, tapi juga posisi perkembangan kognitif pemain.

Tingkat Mana yang Sesuai?
Jika Anda tidak tahu pasti posisi yang sesuai untuk pemain/tim dalam alur, Anda harus terlebih dahulu menilainya agar memahami kekuatan dan kelemahannya.
Setelah menilai pemain, Anda dapat mengidentifikasi bagaimana cara membantu setiap pemain/tim, menentukan posisi yang sesuai untuk pemain/tim (berdasarkan data keterampilan), serta mengembangkan rencana dan tujuan pengembangan pemain/tim.
Pahami bahwa untuk melihat pemain/tim menguasai keterampilan dengan baik di setiap tingkat bisa memakan waktu bertahun-tahun. Tantang pemain/tim sambil tetap sabar saat memutuskan untuk memperkenalkan keterampilan, latihan, dan konsep baru dari tingkat berikutnya.
Perhatikan bahwa program latihan dalam kurikulum ini berfungsi sebagai contoh perkembangan. Berdasarkan kekuatan dan kelemahan pemain/tim Anda, jumlah latihan, frekuensi latihan, dan lama musim, program latihan Anda mungkin mengalami perkembangan yang berbeda.

Transisi
Salah satu bagian terpenting dari pelatihan untuk pelatih adalah transisi dari satu latihan ke latihan berikutnya. Ada banyak latihan yang harus berjalan lancar dari satu latihan ke latihan berikutnya, namun jika Anda memerlukan waktu untuk mempersiapkan latihan berikutnya, ada banyak transisi yang dapat dijalankan. Salah satu contoh yang kami anjurkan untuk diterapkan pelatih adalah memerintahkan para pemain untuk berjalan mengelilingi lapangan satu kali. Sekembalinya mereka, para pemain dan pelatih sudah siap untuk melakukan latihan berikutnya.

Istirahat minum
Dalam praktiknya, kami tidak menentukan kapan Anda harus melakukan istirahat minum. Kami merasa pelatihlah yang paling bisa memahami kebutuhan pemain pada saat itu dan dapat menentukan kapan harus melakukan istirahat minum. Pada saat yang sama, kami menganjurkan agar istirahat minum dilakukan secara teratur untuk memastikan para pemain tetap terhidrasi.

Lemparan bebas
Program latihan kami jarang mendikte kapan pemain/tim harus melakukan latihan lemparan bebas. Sekali lagi, kami merasa bahwa pelatih bisa berperan sebagai pengambil keputusan dan menambahkan latihan lemparan bebas bila dirasa sudah diperlukan.

Latihan Yang Masih Dilakukan Oleh Pemain NBA
Ingat, melatih pemain/tim di tingkat MVP bukan berarti Anda tidak harus mengajarkan keterampilan yang diajarkan di tingkat Rookie. Model kami memungkinkan Anda mengajarkan keterampilan, latihan, dan konsep lanjutan ketika diperlukan namun tidak meninggalkan dasar-dasar permainan yang harus terus dilatih. Misalnya, teknik menembak diperkenalkan di tingkat Rookie, tapi ini juga latihan yang terus dilakukan oleh pemain yang lebih mahir (termasuk pemain NBA).

Pedoman Pemain Muda NBA & USA Basketball
NBA dan USA Basketball telah bekerja sama untuk membuat pedoman yang dirancang untuk mendorong pengalaman bola basket pemuda yang positif dan sehat. Pedoman ini mengutamakan kesehatan dan kesejahteraan atlet muda sekaligus meningkatkan kesenangan, partisipasi, dan perkembangan dalam permainan bola basket. Silakan lihat pedoman berikut.

PEDOMAN PARTISIPASI YANG DIREKOMENDASIKAN

USIA PERMAINAN DURASI PERTANDINGAN PER PEKAN LATIHAN DURASI # LATIHAN PER PEKAN
Usia 7-8 20-28 menit 1 30-60 menit 1
Usia 9-11 24-32 menit 1 sampai 2 45-75 menit 2
Usia 12-14 28-32 menit 2 60-90 menit 2 sampai 4
Grades 9-12 32-36 menit 2 to 3 90-120 menit 3 sampai 4

PEDOMAN PARTISIPASI MAKSIMUM

USIA # PERTANDINGAN/HARI # JAM PER PEKAN DALAM
PERMAINAN BASKET TERORGANISIR
Usia 7-8 1 1 jam
Usia 9-11 2* 5 jam
Usia 12-14 2* 10 jam**
Grades 9-12 2* 14 jam**

Pedoman partisipasi maksimum yang diuraikan di atas dimaksudkan untuk memberi batasan pada partisipasi atlet muda dalam permainan basket yang terorganisir. Ada kemungkinan partisipasi dalam permainan basket yang terorganisir bisa dilakukan dalam batas maksimal tapi melebihi dari apa yang direkomendasikan juga tidak dianjurkan dari sudut pandang kesehatan dan kebugaran; Namun, masalah ini memerlukan penelitian lebih lanjut.
* Pemain basket muda, orang tua dan pelatih harus berhati-hati dalam menjadwalkan atau berpartisipasi dalam lebih dari satu permainan per hari, terutama pada hari permainan berturut-turut. Jika atlet muda berpartisipasi dalam sebuah acara atau turnamen yang memainkan lebih dari satu permainan per hari setiap hari berturut-turut, pemain harus memiliki waktu istirahat tambahan dari kegiatan olahraga setelah acara tersebut untuk pemulihan tubuh.
** Atlet muda dalam rentang usia ini yang mendekati batas jam maksimum direkomendasikan agar tidak berpartisipasi dalam permainan olahraga terorganisir lainnya secara bersamaan.

PEDOMAN ISTIRAHAT

USIA MIN. # HARI ISTIRAHAT PER PEKAN MAKS. BULAN PER TAHUN DALAM PERMAINAN BASKET TERORGANISIR REKOMENDASI JAM TIDUR PER MALAM
Usia 7-8 2 4 bulan 9-12 jam
Usia 9-11 2 5 bulan 9-12 jam
Usia 12-14 1 7 bulan 8-10 jam*
Grades 9-12 1 9-10 bulan 8-10 jam

* Untuk usia 12 tahun, direkomendasikan untuk tidur selama 9-12 jam

REKOMENDASI NBA
Tunda spesialisasi dalam basket sampai setidaknya usia 14 tahun.
Memainkan beberapa cabang olahraga akan membantu anak-anak memperoleh teman baru dan mengembangkan keterampilan baru. Pakar medis dan sains menganjurkan pengenalan banyak cabang olahraga sejak dini dan menunda spesialisasi olahraga tunggal hingga masa pertengahan atau akhir remaja. Memainkan banyak cabang olahraga tidak boleh dipandang sebagai kemunduran, melainkan sebagai fondasi kesuksesan di masa depan. Penelitian menunjukkan bahwa spesialisasi olahraga sejak dini TIDAK selalu menghasilkan kinerja tingkat elite.
Pengenalan banyak cabang olahraga, yang ditandai dengan partisipasi dalam banyak cabang olahraga selama masa kanak-kanak, memberi kesempatan kepada atlet muda untuk menemukan cabang olahraga yang pada akhirnya paling sesuai untuk dirinya. Ada beberapa manfaat yang ditunjukkan dalam pengenalan banyak cabang olahraga:

  • Keterlibatan berkepanjangan dalam olahraga
  • Pengalaman dini olahraga yang lebih menyenangkan dan positif
  • Perkembangan fisik, psikologis, dan sosial yang sehat
  • Transfer keterampilan yang didapat dari beberapa cabang olahraga ke olahraga utama jika terjadi spesialisasi

Penelitian saat ini tidak mendukung pandangan yang menyatakan bahwa spesialisasi dini olahraga tunggal diperlukan atau cukup untuk menghasilkan kinerja elite pada tingkat persaingan yang lebih tinggi. Malah, spesialisasi dini olahraga tunggal dalam bola basket dan olahraga tim lainnya mungkin akan merugikan kinerja elite dalam jangka panjang.
Dibanding atlet yang mencapai tingkat permainan yang relatif lebih rendah, atlet yang mencapai tingkat permainan tertinggi terbukti lebih cenderung memainkan beberapa cabang olahraga di usia muda. Dalam kaitannya dengan bola basket dan olahraga bola sejenis lainnya, atlet kelas dunia sering menunda spesialisasi olahraga tunggal hingga usia 16 tahun atau lebih.