MEMBUAT AKUN
MASUK
MASUK


MASUK


Ingat Aku
MASUK
MEMBUAT AKUN
LUPA PASSWORD
SELECT COUNTRY: (CURRENT: INDONESIA)
ASIA
INDONESIA MALAYSIA
PHILIPPINES SINGAPORE
THAILAND VIETNAM
CHINA INDIA
SELECT LANGUAGE:
BAHASA
ENGLISH

Pelajaran Hidup dari Basket


NBA

Mengapa kita memainkan olahraga yang senang kita mainkan ini?


Saat belajar dan tumbuh besar melalui basket, kita kerap tidak memiliki waktu untuk berhenti dan merenungkan apa yang telah kita pelajari dari olahraga ini. Namun, menjelang akhir karier bermain, kamu akan mulai memiliki rasa syukur atas pelajaran hidup yang diberikan olahraga ini kepadamu.


Percaya diri dengan kerendahan hati: Saat bertambahnya pengalaman, kamu mulai menyadari rasa percaya diri bukan tentang menyombongkan diri atau hebat dalam semua aspek olahraga ini. Namun, ia berangkat dari pemahaman apa yang kamu kuasai kemudian fokus untuk memaksimalkan keahlian itu. Keangkuhan biasanya sifat pemain inferior, karena pemain bagus telah melihat dunia luar dan memahami pasti ada yang lebih baik darinya.


Menghadapi kegagalan: Di basket, seperti dalam kehidupan, kita akan menghadapi rintangan. Kalah adalah sesuatu yang pasti ditemukan dalam perjalanan sebagian besar pemain, karena hanya ada satu pemenang di setiap pertandingan dan setiap liga atau turnamen hanya memiliki satu juara. Jatuh tujuh kali, bangkit delapan kali. Pemain basket paham bahwa bukan tentang berapa kali kita jatuh, tetapi tentang bangkit lagi dan menjadi lebih baik setiap kali terjatuh.


Kerja keras: Ini adalah olahraga yang menuntut seluruh jiwa dan usahamu. Kecuali kamu benar-benar bersemangat dan mengabdikan hidupmu untuk basket, kecil peluangnya untuk menjadi bagian dari pemain elite. Jika telah mendorong diri seperti ini, kamu pun akan mengalami perasaan damai dan tenang karena tahu telah berusaha sebaik mungkin.


Ketangguhan: Ketangguhan dalam basket bukan tentang bermain fisik. Namun, tentang hal-hal kecil seperti berkorban, komitmen, dan tidak pernah menyerah. Semua atribut tidak berwujud ini akan membantu kita melalui kebahagiaan dan kesulitan dalam hidup ini.


Hormat: Hormat dalam olahraga tidak otomatis dan tidak diberikan secara gratis. Kamu harus mendapatkannya dengan pembuktian diri, dan kamu mempelajari sportivitas dari mengamati lawanmu melakukan hal yang sama dari dekat. Kamu belajar menghormati pelatih, wasit, dan olahraga ini. Selain itu, kamu menghormati rekan satu tim karena melihat upaya yang mereka lakukan dan kalian saling menyemangati saat sedang jatuh.